Minggu, 15 Januari 2012

Allah Peduli

ALLAH Peduli



Keluaran 3:7-10 – Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus. Sekarang seruan orang Israel telah sampai kepada-Ku; juga telah Kulihat, betapa kerasnya orang Mesir menindas mereka. Jadi sekarang, pergilah, Aku mengutus engkau kepada Firaun untuk membawa umat-Ku, orang Israel, keluar dari Mesir."

Seorang warga Perancis yang bernama Charney telah membuat ketidaksenangan Napoleon, oleh sebab itu dia dimasukkan ke dalam penjara. Dia merasa telah ditinggalkan oleh teman-temannya dan dilupakan oleh setiap orang diluar penjara. Dalam kesendirian dan keputusasaanya, Charney mengambil sebuah batu dan menggoreskannya pada dinding selnya serta menulis kata-kata, ”Tak seorangpun peduli”.

Suatu hari sebuah tunas hijau tumbuh menembus lantai penjara ditempat bekas sebuah batu yang telah diambilnya tersebut. Tunas itu menjulur kearah terang yang masuk melalui jendela kecil di selnya. Setiap hari saat ada kesempatan keluar sel, Charney membawa air untuk menyirami tunas itu. Tunas itu terus bertumbuh dan akhirnya menjadi sebah tanaman. Beberapa hari kemudian tanaman itu mengeluarkan sebuah kuncup bunga indah berwarna biru. Hari berganti hari, kuncup bunga itu akhirnya mekar dengan sangat indahnya. Di tengah-tengah kesendiriannya, Charney menghayati pertumbuhan tunas itu menjadi sebuah tanaman yang berbunga indah dan kemudian diatas goresan yang pertama, ia menggores dinding itu lagi dengan batu yang sama dengan sebuah tulisan, ”Allah peduli”.

Tulisan itu bukan sekedar tulisan tanpa makna, tetapi Allah benar-benar mempunyai berkat bagi ”tahanan itu”. Di sel yang lain, seorang tahanan mempunyai anak perempuan yang diizinkan mengunjungi para tahanan. Dia juga menengok kearah sel dimana Charney ditempatkan. Perempuan ini juga mendengar kasih Charney kepada sebuah tanaman yang tumbuh di selnya. Berita tersebut kemudian disampaikan kepada Ratu Josephine yang terkenal ramah itu. Ratu berkata, ”Seorang yang mengasihi dengan sungguh dan memelihara sebuah bunga tidak akan menjadi seorang yang jahat.” Sang Ratu kemudian membujuk Napoleon unntuk membebaskan Charney dan Charney pun dibebaskan. Charney membawa bunganya kerumahnya dan dengan hati-hati memelihara bunga tersebut. Hal itulah yang mengajarnya untuk percaya kepada Allah dan kepedulianNya terhadap orang lemah.

Mungkin saat ini Anda sedang mengalami pergumuan yang berat, Anda sedang mengalami kejatuhan dan Anda merasa tidak ada orang yang peduli terhadap Anda, ingatlah bahwa Allah peduli kepada Anda. Allah peduli akan pergumulan yang Anda alami. Allah yang tidak berubah itu, yang telah mempedulikan umat Israel dalam penderitaan mereka di Mesir, Ia juga akan mempedulikan Anda. Belajarlah akan kepedulian Allah terhadap alam semesta. Burung pipit dan bunga bakung pun dipedulikan Allah, masakan Allah tidak mempedulikan Anda? Jangan berharap pada manusia, tetapi percayalah kepada Allah dan kepedulianNya kepada Anda, serta nantikan pertolongan dan berkatNya.

DOA: Bapa, ampuni aku jika aku kurang percaya kepadaMu. Sekarang aku bertambah yakin bahwa Engkau peduli terhadap umatMu yang mengalami pergumulan berat, termasuk kepadaku. Dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa dan memohon ampun. Amin.

KATA-KATA BIJAK: Kepedulian Allah seringkali berwujud sesuatu yang kita anggap remeh

Me and Ruth...

Because of the many news about abortion that occurred in Indonesia in recent years, moreover it is a lot going on among today's young (sex outside of marriage). So me and my Spiritual adviser in January 2011 establishing a recovery home for pregnant outside marriage and children and hold them in place of the ones we have and provide training to the mother - the mother of these skills such as sewing and other things that make their day no longer fear even feel themselves and their biological children who do not deserve to live. We were established to give the name of Ruth (House To Grow) for the recovery of our house was erected. That is a concern for me in my environment.

Jumat, 09 September 2011

Pertemanan...

"Taburlah segala yang baik dalam pertemanan..."

Waktu kita sedang jaya,
kita merasa banyak teman di sekitar kita, kita percaya diri melakukan apa saja.Waktu kita tak berdaya, barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati kita.
Tapi waktu kita sedih,
kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang hanya memperalat dan menggunakan kita.Waktu kita sakit, kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta
Manakala kita miskin,
kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi dan saling Membantu.
Ketika kita tua,
kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan.
Dan, setelah di ambang ajal,
Kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia-sia.
Hidup tidaklah lama, sudah saatnya kita bersama2 membuat HIDUP LEBIH BERHARGA, dengan :- Saling menghargai.- Saling membantu dan memberi.- Saling mendukung untuk kemajuan bersama.- Jadilah teman setia tanpa pamrih tanpa syarat.- Jauhkan niat jahat untuk mencelakai teman atau memaksa seseorang melakukan suatu hal yangmenyimpang untuk kepentingan pribadi kita.Apa yang ditabur, itulah yang akan dituai. Tabur kebaikan maka akan tuai kebaikan, mudah2an kita bisa menghargai apa itu "PERTEMANAN". 
God Bless...

True Story...

Kisah di musim dingin ( true story )
Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun, Lie Mei.
Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua.
Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lain.

Suatu ketika dimusim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat.
Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru.

Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah.
Marahlah Siu Lan.
Putrinya benar-benar tidak tahu diri, sudah hidup susah masih juga pergi bermain dengan teman-temannya.
Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya.

Siu Lan menyusun kue kedalam keranjang, dan pergi keluar rumah untuk menjajakannya.
Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya untuk menjual kue.
Bagaimana lagi ?
Mereka harus dapat uang untuk makan.

Sebagai hukuman bagi Lie Mei, putrinya, pintu rumah dikunci Siu Lan dari luar agar Lie Mei tidak bisa pulang.
Putri kecil itu harus diberi pelajaran, pikirnya geram.
Lie Mei sudah berani kurang ajar.

Sepulang menjajakan kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak di depan pintu.
Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa.. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis meraung-raung, tapi Lie Mei tetap tidak bergerak.
Dengan segera, Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah.

Siu Lan menggoncang- goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei.
Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei.
Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu, dia membukanya.
Isinya sebungkus kecil biskuit yang dibungkus kertas usang.
Siu Lan mengenali tulisan pada kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap terbaca *,"Hi..hi..hi. . mama pasti lupa. Ini hari istimewa buat mama. Aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Uangku tidak cukup untuk membeli biskuit ukuran besar. Hi…hi…hi.. mama selamat ulang tahun."*

------------ -------

**Ingatlah, jangan terlalu cepat menilai seseorang berdasarkan persepsi kita, karena persepsi kita belum tentu benar adanya. 

Kamis, 08 September 2011

Apa gunanya Sukses..?

" Apa gunanya sukses...? "

Sebagian besar orang tidak tahu mengapa ia harus sukses dan berhasil dalam hidupnya. Mungkin ada orang yang berkata : " Saya harus sukses supaya memiliki banyak uang dan hidup bahagia. Saya harus berhasil supaya dihormati dan dihargai semua orang. "
Pernyataan tersebut sering sekali aku dengar dari beerapa temanku semasa aku lagi bekerja dan menurut aku itu tidaklah salah tetapi buat aku kesuksesan bukanlah diukur dengan uang atau materi sebanyak-banyaknya. Kesuksesan sejati menurut aku adalah keberhasilan yang bertahan lama yang telah kita raih dalam bekerja dan orang-orang di sekitar kita bisa merasakan itu karena kita mau berbagi dengan mereka bahkan kehidupan yang damai didalam keluarga.
Biarlah melalui keberhasilan dalam hidupku dan kamu bisa menjadi berkat bagi banyak orang bahkan dunia sehingga kehidupan di dunia ini semakin baik.

Guna dari sebuah kesuksesan adalah :

Untuk sering tertawa dan banyak tertawa.
Untuk memenangkan rasa hormat dari banyak  orang-orang pandai.
Dan perhatian dari anak-anak.
Untuk meraih penghargaan dari kritik yang tidak jujur.
Dan untuk mengabaikan pengkhianat dari sahabat-sahabat palsu.
Untuk menghargai keindahan dan menemkan yang terbaik dari orang lain.
Untuk meninggalkan dunia dalam keadaan lebih baik. 
Entah anak sehat, teman yang tertawa atau kondisi sosial lebih sejahtera.
Serta untuk mengetahui bahwa kehidupan bernafas karena kita hidup.

Apapun gunanya kesuksesan ini, yang pasti kita tetap harus selalu bersyukur dalam segala hal..God Bless guys..

Apakah dia untukku...?

Apakah dia untukku...?

Tulisan ini sebenarnya dikirim 2 tahun lalu oleh " teman spesialku " ketika dalam proses kami memantapkan diri untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya..Walaupun hal itu tidak terjadi, tapi aku mau berbagi pada semua bahwa ada beberapa hal yang harus kita pertimbangkan ketika kita memilih seseorang untuk menjadi pendamping kita.


 
 
Beberapa hal sederhana untuk mempertimbangkan apakah ia layak diperjuangkan.

Memilih pasangan hidup memang harus hati-hati. Bibit bobot bebet bukan hanya sekedar nasehat tidak penting dari orang tua. Itu benar-benar sesuatu yang harus dipertimbangkan. Tapi ada beberapa hal simple yang bisa membantu kita dalam tahap pendekatan awal untuk bisa mempertimbangkan apakah orang ini layak diperjuangkan untuk menjadi kandidat pasangan kita kedepan nanti.
1. Bagaimana reputasinya? Seringkali kita bermimpi "untuk mengubah seorang yang liar menjadi orang yang baik hati", namun mimpi itu tidak selalu menjadi kenyataan. Karena itu jika reputasi orang yang kita sukai itu sangat buruk di luar sana, kita sebaiknya berhati-hati dan berpikir dua kali atau mungkin tiga kali.
2.Kenali setiap percakapan dengannya.    Dalam setiap percakapan, yang penting untuk kita ketahui ialah apakah ia seorang "pecinta diri sendiri" atau bukan. Jika ia tipe yang selalu fokus pada dirinya ketimbang pada kita, ini tanda kurang baik, terutama jika kita ingin serius dengannya di kemudian hari.
3. Ketahui sejarah percintaannya. Apakah gebetan kita ini terkenal sebagai si tukang gonta ganti pacar? Jika mantan pacarnya ada 12 padahal umurnya baru 23 tahun, kita benar-benar harus hati-hati, karena itu berarti dia bermasalah dengan satu kata yang berjudul 'komitmen'. Bisa-bisa kita hanya akan menjadi "pacar nomor 13" untuknya.
4. Apakah kita nyaman bersamanya? Ada orang yang kita sukai tapi membuat kita sendiri tidak nyaman. Mungkin karena bahasanya yang kasar, cara berpakaiannya yang -jujur saja- membuat malu, atau tingkah lakunya yang kadang tidak sopan. Jika ya, lebih baik pikir-pikir dulu untuk menjadikan dia kekasih pujaan hati.
5. Bagaimana ia pada keluarganya.    Bagaimana ia memperlakukan keluarganya dan bagaimana ia berhubungan dengan saudara-saudaranya adalah hal penting yang disimak. Peringatan besar muncul jika orang yang anda sukai suka memusuhi adiknya sendiri atau kasar pada orang tuanya.
6. Sadari pengaruh kehadirannya pada kerohanian anda.  Ini poin yang paling penting. Sebelum kita dan si dia memulai hubungan yang lebih serius, kita harus mulai bisa menilai dari berbagai sisi, apakah kehadiran orang istimewa kita itu memberi pengaruh baik bagi kerohanian kita atau tidak. Apakah kehadirannya membuat kita rajin berdoa atau malah jadi malas berdoa sama sekali? Apakah bersamanya membuat kita jadi jatuh dalam dosa atau tidak? Poin utamanya ialah, bersama dengan dirinya harus membuat hidup rohani kita naik dan bukan turun!! Jika bersama dengannya membuat rohani kita menjadi lemah, tinggalkan saja angan untuk bersamanya.
7. Bayangkan yang jauh kedepan.   Maksudnya, kita harus mulai punya bayangan sebuah pernikahan dengan dirinya. Jika membayangkan untuk menjadi istri/suami nya saja membuat kita merasa aneh, jangan lanjutkan. Bayangkan juga apakah ia bisa menjadi ayah/ibu yang baik bagi anak-anak kita nanti. Kalau sikap dan karakternya sangat meragukan untuk itu, berarti ini sebuah lampu merah untuk kita.
8. Orang lain harus dihargai.  Pendapat orang tua, pendapat sahabat, pendapat pimpinan, harus kita dengarkan. Biasanya mereka yang sudah "buta oleh cinta" tidak bisa melihat segala sesuatu dengan objektif. Karena itu pendapat orang penting dipertimbangkan. Jika semua orang terdekat berkata tidak, tidak ada salahnya untuk mempertimbangkan kembali keputusan anda.
Jika hampir semua dari 8 hal sederhana diatas mengarah ke sesuatu yang negatif tentang orang yang kita sukai tersebut, mengapa harus pusing lagi? Orang-orang sekeliling kita boleh menyebarkan kebohongan bahwa "kita harus punya pacar!!". Padahal tidak. Begitu banyak perceraian yang terjadi karena kebohongan ini. Mereka memaksakan diri berpacaran dengan orang yang salah hanya karena ingin punya pacar dan akhirnya menikahi orang salah itu. Dan penyesalan hanya datang kemudian, "andai aku lebih berhati-hati waktu pacaran dulu". Karena itu, tidak ada salahnya bagi kita untuk MENUNGGU sampai orang yang terbaik untuk kita dari Tuhan, tiba.
 
Selamat menjalankan guys...God Bless...


 

Inspiration...

Kadang kita bertanya dalam hati dan menyalahkan Tuhan. " Apa yang telah saya lakukan sampai saya harus mengalami ini semua? " Atau " Kenapa Tuhan membiarkan ini semua terjadi pada saya? " Here is a wonderful explanation..Seorang anak memberitahu ibunya kalau segala sesuatu tidak berjalan seperti yang dia harapkan. Dia mendapatkan nilai jelek dalam raport, PUTUS dengan pacarnya dan sahabat terbaiknya pindah ke luar kota. Saat itu ibunya sedang membuat kue dan menawarkan apakah anaknya mau mencicipinya..Dengan senang hati dia berkata : "Tentu saja, I love your cake. "
"Nih, cicipi mentega ini, kata ibunya menawarkan. "
" Yaiks, ujar anaknya. "
"Bagaimana dengan telur mentah? "
" You're kidding me, Mom."
"Mau coba tepung terigu atau baking soda? "
" Mom...semua itu menjijikkan".
Lalu ibunya menjawab : " Ya..semua itu memang kelihatannya tidak enak jika dilihat satu per satu. Tapi jika dicampur jadi satu melalui satu proses yang benar, akan menjadi kue yang enak."
Tuhan bekerja dengan cara yang sama. 

Seringkali kita bertanya kenapa DIA membiarkan kita melalui masa-masa yang sulit dan tidak menyenangkan. Tapi Tuhan tau jika DIA membiarkan semuanya terjadi satu persatu sesuai dengan rancangannya, segala sesuatunya akan menjadi sempurna tepat pada waktunya. Kita hanya perlu percaya proses ini diperlukan untuk menyempurnakan hidup kita. Tuhan teramat sangat mencintai kita..
Dia mengirimkan bunga setiap musim semi, sinar matahari setiap pagi. Setiap saat kita ingin bicara, DIA akan mendengarkan. DIA ada setiap saat kita membutuhkan-Nya. DIA ada disetiap tempat, DIA memilih untuk berdiam di hati kita.
Semangat selalu guys...bangkit dan terus lihat ke depan...